Home Balitbang Kemenag Diktis Lingkungan Ketenagakerjaan Pertanian Parlemen Video Foto Download

Dukungan BRG untuk Perikanan Gambut di Papua

Dukungan BRG untuk Perikanan Gambut di Papua
Kepala BRG Nazier Foead olahan ikan hasil kerja keras masyarakat lokal Papua. (Foto: BRG)
Kepala BRG Nazier Foead olahan ikan hasil kerja keras masyarakat lokal Papua. (Foto: BRG)

Jakarta, NU Online
Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua, Selasa-Kamis, 17-19 November 2020 lalu, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) RI Nazier Foead memberikan alat tangkap ikan, mesin perahu dan mesin pengolahan abon kepada kelompok masyarakat. Apa yang dilakukan Kepala BRG tersebut untuk mendukung sumber daya perikanan gambut di Papua. 

 

Menurut Nazier, area prioritas kerja BRG di Papua tahun 2020 tersebar di 5 Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) yaitu KHG Sungai Kumbe-Sungai Bian, KHG Sungai Ifufeki Obathrow-Sungai Ifufeki Berapto, KHG Sungai Ifufeki Berapto-Sungai Ifufeki Obat, KHG Sungai Kuis-Sungai Bapai, KHG Sungai Buru Mappi-Buru Obaa dan KHG Sungai Jaman-Sungai Kawarga. 

 

Seluruh KHG tersebut, katanya, terdapat lahan yang berpotensi dikembangkan usaha perikanan yang baik. Karena itu hadirnya BRG di Papua selain untuk menjaga ekosistem gambut yang masih belia juga untuk merevitalisasi ekonomi warga yang ada di sekitaran gambut.

 

"KHG-KHG itu mencakup lintas kabupaten yaitu Kabupaten Merauke, Asmat dan Mappi," kata Nazier dalam rilis yang diterima NU Online, Sabtu (21/11).

 

Seluruh bantuan yang diberikan BRG untuk mendorong masyarakat agar mampu meningkatkan kegiatan perekonomiannya melalui keterampilan usaha. Dengan hadirnya sejumlah peralatan produksi, diharapkan masyarakat lokal Papua tidak menemui kendala saat ingin memasarkan hasil produksinya. 

 

Tak hanya itu, BRG akan terus mendorong keberlanjutan kegiatan restorasi gambut dan revitalisasi ekonomi masyarakat di Papua dengan menggandeng Pemkab dan Balai Besar KSDA Papua. 

 

"Melalui kegiatan revitalisasi ekonomi masyarakat ini, BRG juga mendukung Kabupaten Merauke mengembangkan program lumbung pangan multi komoditi yang dapat memenuhi kebutuhan di wilayah timur Indonesia," ungkap Nazier. 


Nazier menyebut, komitmen BRG dalam upaya restorasi gambut salah satunya adalah dengan meningkatkan kapasitas SDM dan penguatan ekonomi masyarakat di area restorasi. Sehingga dalam setiap kunjungannya, BRG selalu beradaptasi dengan kondisi masyarakat dan potensi lahan gambut yang dikelola. 

 

Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Kendi Setiawan

BNI Mobile