IMG-LOGO
Lingkungan

Kepala BRG Ungkap Pesan KH Hasyim Muzadi Soal Gambut

Senin 8 April 2019 06:15 WIB
Kepala BRG Ungkap Pesan KH Hasyim Muzadi Soal Gambut

Pekanbaru, NU Online
Mantan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi (almarhum), ternyata menaruh perhatian besar dalam pelestarian gambut. Bahkan ia pernah memanggil secara khusus Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia, Nazir Foead untuk menyampaikan pesan dan pemikirannya terkait pengelolaan lahan gambut.

“Waktu baru beberapa minggu saya dilantik, mantan Ketum PBNU, almarhum KH  Hasyim Muzadi memangil saya untuk menghadap. Pesan beliau, kerja restorasi gambut untuk membasahi gambut itu sangat penting, karena lahan gambut di Riau terluas dibanding provinsi lain di Indonesia,” kata Nazir saat memberikan sambutan dalam Peringatan Isra’ Mi’raj  yang digelar PWNU Riau di Balroom Pangeran Hotel di Jl. Jendral Soedirman Kota Pekanbaru, Ahad (7/4) malam.

Nazir melanjutkan,  pesan kedua yang disampaikan Kiai asal Jawa Timur itu adalah agar BRG memperhatikan masyarakat yang tinggal di sekitar lahan gambut. Sebab, masyarakat tersebut sudah hidup sejak puluhan bahkan ratusan tahun silam.

“Pesan selanjutnya, manusia sebagai khalifah di bumi, memang sejatinya menjaga alam dengan mengelola gambut tanpa bakar, dan mengurangi resiko bencana, itu (pesan KH Hasyim) saya pegang selalu,” ujarnya.

Menurut Nazir, lahan gambut merupakan tempat menampung air saat musim hujan dan dikeluarkan secara perlahan saat musim kemarau datang. Hal itu, tentu akan berguna untuk menunjang kehidupan masyarakat.

Pria berkacamata itu menyatakan, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mengelola lahan gambut sejak terjadi kebakaran terbesar sepanjang sejarah Indonesia (2015). Diakui Nazir,  dirinya sudah empat hari terakahir ini berkeliling di Kampar, Dumai, dan Bengkalis untuk menemui petani petani dan keluarga Nahdlyin.

“Program bantuan pemerintah lewat BRG dan profesional, hasilnya lumayan. Lahan gambut yang terbakar jadi kebon nanas, kopi jahe, juga perikanan peternakan sapi bebek dan sebagainya,” ujarnya. (Abdul Rahman Ahdori/Aryudi AR)

Tags: